Nama Saya Cardinsa Gemelli Swantika. Saya lahir di Jakarta, 1 Juli 1996. Saat ini saya kuliah di Universitas Tarumanagara Fakultas Psikologi. Nomor Induk Mahasiswa saya adalah 705140166.
Hari Senin, 15 September 2014 adalah hari pertama saya mempelajari filsafat. Sejujurnya, saya tidak mengerti apa itu filsafat, ilmu seperti apakah itu dan sebagainya. Tetapi setelah dosen menjelaskan, saya mulai sedikit mengerti tentang filsafat. Saya akan mereview hal-hal yang sudah pelajari selama hari pertama
3 ciri polis yang menciptakan iklim kelahiran filsafat adalah:
(a) Dalam polis, logos mendapat kedudukan istimewa
(b) Suasana umum yang terbuka menandai kehidupan sosial di Yunani
(c) Pengorganisasian polis membuat semua warga sederajat: tiap warga polis ambil bagian dalam urusan negara.
Apa itu Filsafat?
Pengertian dan Definisi Filsafat:
Secara etimologis, kata filsafat diambil dari bahasa Yunani Φιλοσοφία (philosophia), "philos" artinya cinta dan "sophia" artinya kebijaksanaan. Secara harafiah philosophia berarti cinta akan kebijaksanaan.
Beberapa definisi filsafat menurut:
- Filsuf Pra-Sokratik: Filsafat merupakan ilmu yang berupaya memahami hakekat (arkhe/asal mula) alam dan realitas dengan mengandalkan akal budi
- Plato: Filsafat merupakan ilmu pengetahuan yang berusaha meraih kebenearan yang asli dan murni
- Aristoteles: Filsafat merupakan ilmu yang senantiasa mencari prinsip serta realitas yang ada
- Rene Descartes, filsuf Prancis: Filsafat merupakan segala pengetahuan yang menyelidiki Tuhan, alam dan manusia
- William James, filsuf Amerika: Filsafat merupakan suatu upaya luar biasa hebat untuk berpikir yang jelas dan terang
Ada 4 hal yang melahirkan filsafat, yaitu:
1. Kekaguman/Keheranan:
- Menurut Aristoteles, manusia mulai berfilsafat karena kekaguman
- Subjek kekaguman: manusia, Objeknya: segala sesuatu yang ada
2. Ketidakpuasan:
- Sebelum filsafat lahir, mitos berkembang pesat. Namun, keterangan mitos tidak memuaskan manusia
- Rasio meninggalkan mitos, kemudia lahirlah filsafat yang mencakup semua ilmu pengetahuan
3. Hasrat Bertanya:
- Kekaguman melahirkan pertanyaan yang tak kunjung habis. Kemudian pertanyaan membuat manusia melakukan pengamatan
- Pertanyaan mengarah pada dasar dan hakikat yang menjadi ciri khas dari filsafat
4. Keraguan (aporia):
- Manusia bertanya karena masih meragukan kebenaran dari apa yang diketahuinya
- Keraguan merangsang manusia untuk selalu bertanya, yang kemudian membawa manusia untuk berfilsafat
Kemudian, sifat dasar filsafat yaitu:
- Berpikir radikal: berpikir mendalam untuk mencapai akar permasalahan dan memperjelas realitas
- Mencari asas: berupaya menemukan asas paling hakiki dari segala sesuatu
- Memburu kebenaran: bisa dipersoalkan kembali demi meraih kebenaran yang pasti
- Mencari kejelasan: untuk menghilangkan keraguan, guna meraih kejelasan intelektual
- Berpikir rasional: dengan logis, sistematis dan kritis
Peranan filsafat itu ada 3, di antaranya:
- Pendobrak: filsafat mendobrak pintu tradisi yang sakral dan tidak bisa diganggu gugat
- Pembebas: filsafat membebaskan manusia dari cara pikir mistis
- Pembimbing: filsafat membimbing manusia untuk berpikir secara logis dan sistematis
Kegunaan filsafat sendiri yaitu:
- Bagi ilmu pengetahuan: filsafat sebagai induk ilmu pengetahuan telah melahirkan, merawat dan mendewasakan ilmu pengetahuan
- Bagi kehidupan praktis: filsafat membantu manusia untuk memahami apa dari sebuah arti
Kelahiran Filsafat Yunani
Ada 3 faktor yang melahirkan filsafat, yaitu:
- Keberadaan mitologi: manusia mencari asal usul alam semesta dan kejadian dunia melalui mitos
- Kesusastraan Yunani berupa amsal, teka-teki, dongeng, digunakan sebagai buku pendidikan
- Pengaruh ilmu pengetahuan dari Timur Kuno seperti Mesir dan Babilonia dalam astronomi, geometri
Kaitan Sifat Bangsa Yunani dengan Kelahiran Filsafat
1. Segi geografis: daratan Yunani terdiri dari pegunungan gundul, maka mereka berusaha merantau. Perantauan bukanlah daerah jajahan, dan bukan negara persatuan, tapi punya otonomi lengkap.
2. Segi sosial politik: Bangsa Yunani selalu merasa diri lain dari bangsa lain/asing (barbaros).
- Faktor penentu perbedaan bangsa Yunani dengan bgs lain ialah kemerdekaan, artinya orang Yunani tidak hidup di bawah pemerintahan dengan kuasa mutlak.
- Orang Yunani berlainan dengan bangsa asing, karena ia hidup dalam polis (= negara kecil, negara kota, rakyat yang hidup di dalamnya).
- Polis sebagai lembaga politik: pusat segala aktivitas ekonomi, sosial, politik, religius, dengan ciri sebagai berikut : otonomi, swasembada, kemerdekaan politik.
- Polis sebagai latar belakang timbulnya filsafat.
(a) Dalam polis, logos mendapat kedudukan istimewa
(b) Suasana umum yang terbuka menandai kehidupan sosial di Yunani
(c) Pengorganisasian polis membuat semua warga sederajat: tiap warga polis ambil bagian dalam urusan negara.
3. Segi kultural: bangsa pencipta filsafat dan ilmu pengetahuan, juga menghasilkan kesenian yang mengagumkan. Bahasa Yunani bisa mengungkapkan suatu rationalitas tertentu, cocok mengekspresikan pikiran dengan seksama dan jelas.
Sejarah Filsafat Yunani dan Kelahiran Filsafat
- Pemikiran Yunani merupakan batu bangunan untuk kultur modern. Tidak ada kultur modern tanpa peranan ilmu dan tekhnologi.
- Pemikiran ilmiah adalah temuan Yunani.
- Filsafat Yunani kuno punya posisi istimewa karena disitu ditemukan kelahiran filsafat. Belajar filsafat Yunani berarti menyaksikan kelahiran filsafat.
- Ilmu sejarah mengalami kesulitan terhadap filsafat Yunani kuno, karena kurangnya sumber tertulis pemikiran filsuf.
Bila ada hal-hal yang ingin ditanyakan atau ingin memberikan penambahan, silahkan tulis di kolom komentar. Terima kasih.
Have a good day!
"In order to succeed, your desire for success should be greater than your fear of failure" ~ Bill Cosby
nilai buat km 85 yaa
ReplyDeleteterima kasiiih :)
Delete